Flu Burung, Flu Babi, Flu Facebook
Setelah flu burung sukses merangkul perhatian mayoritas masyarakat dunia, kini hadir mutant terbaru, virus H1N1 atau lebih dikenal dengan flu babi (swine flu). Namun tak lama berselang, kini hadir kembali flu kuda (baca:http://internasional.kompas.com/read/xml/2009/05/10/15420590/giliran.flu.kuda.mengintai.tewaskan.43.kuda).
Kalau diperhatikan, varian flu semakin lama semakin banyak saja. Namun nampaknya masyarakat tidak memperhatikan sebuah virus yang sedang mewabah di dunia ini. Virus ini luput dari perhatian banyak orang. Adalah virus flu facebook. Berikut ini saya akan menjelaskan perbandingan flu-flu tersebut diatas.
Flu Burung
Gejala-gejala flu ini diantaranya demam tinggi, keluhan pernafasan dan (mungkin) perut. Replikasi virus dalam tubuh dapat berjalan cepat sehingga pasien perlu segera mendapatkan perhatian medis.
Flu Babi
Penderita gejala flu babi pada umumnya memiliki gejala seperti demam, batuk, sakit pada kerongkongan, sakit pada tubuh, kepala, panas dingin, dan lemah lesu. Beberapa penderita juga melaporkan buang air besar dan muntah-muntah.
Flu Facebook
Gejala flu ini adalah, rajin memeriksa account facebook-nya (kalau tidak ada laptop/pc selalu menyempatkan online via smartphone-nya, sering meng-update status di facebooknya, rajin mengomentari postingan atau foto orang lain atau sering mempost di wall orang lain, memiliki foto lebih dari 50, di tag hampir lebih dari 30 foto, sering mengupload via facebook mobile,
Gejala flu facebook diatas hanyalah gejala awal, bagi orang yang sudah terjangkit virus flu facebook kronis mungkin bisa lebih parah dari hal diatas. Flu facebook juga mengakibatkan malas bekerja atau belajar karena terlalu sering online.
Sampai saat tulisan ini dibuat, member facebook sudah mencapai ratusan juta orang. Ini melebihi jumlah penderita flu-flu yang lain di dunia. Waspadalah.
Belum ada komentar
Leave a reply